Level set method (LSM)  merupakan suatu teknik numerik untuk men-tracking permukaan dan bentuk. Keuntungan LSM adalah kita dapat melakukan komputasi numerik yang melibatkan kurva2 dan permukaan2 pada grid kartesian tanpa harus memparameterisasi obyek2 tersebut (hal biasa kita sebut  Eulerian approach). Di samping itu, LSM sangat mempermudah kita untuk mengikuti bentuk2 yang berubah topologinya. Contoh2 misalkan sebuah bentuk membelah menjadu dua, pengembangan lubang/gua, atau operasi kebalikannya.

LSM dikembangkan sekitar tahun 80-an oleh “American mathematicians” Stanley Osher dan James Sethian. Dan sudah diterapkan pada berbagai bidang seperti image processing, computer graphics, computational geometry, optimization, and computational fluid dynamics.

Prof. Ronald Fedkiw telah menerapkan dalam film-film fiksi holywood: Star Wars, Harry Potter, Terminator, and Pirates of the Caribbean franchises. Melalui penerapan LSM dalam film fiksi, Fedkiw dianugerahi  80th Academy Awards National Academy for Science.

Mudah2an metode ini menjadi tema2 PI dan skripsi mahasiswa kita.