<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>aan, just it !</title>
	<atom:link href="http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan</link>
	<description>..jejak langkah yang tertinggal</description>
	<pubDate>Sun, 13 Apr 2008 14:20:43 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Pindah Blog to &#8230;</title>
		<link>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2008/04/13/pindah-blog-to/</link>
		<comments>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2008/04/13/pindah-blog-to/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Apr 2008 14:18:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[phoneBlog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2008/04/13/pindah-blog-to/</guid>
		<description><![CDATA[  Move to http://blog.anshari.info !
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> <img src='http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> Move to <a href="http://blog.anshari.info">http://blog.anshari.info</a> !</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2008/04/13/pindah-blog-to/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Semusim Hati</title>
		<link>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/10/23/semusim-hati/</link>
		<comments>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/10/23/semusim-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Oct 2007 23:14:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/10/23/semusim-hati/</guid>
		<description><![CDATA[Semusim hati berhenti
pada titik entah dimana bermula
dan kemana akan berakhir
Kalungan beban tertahan
pada hal terberat yang pernah ada
hingga menunggu badai usai
Jalan panjang terbentang
dengan segala remuk redam
meninggalkan jejak-jejak yang dalam
Semusim hati berarti
Untuk mengubah tetesan hujan hari ini
menjadi embun indah di besok pagi
&#8220;Mohon Maaf Lahir dan Bathin .. &#8221;  
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semusim hati berhenti<br />
pada titik entah dimana bermula<br />
dan kemana akan berakhir</p>
<p>Kalungan beban tertahan<br />
pada hal terberat yang pernah ada<br />
hingga menunggu badai usai</p>
<p>Jalan panjang terbentang<br />
dengan segala remuk redam<br />
meninggalkan jejak-jejak yang dalam</p>
<p>Semusim hati berarti<br />
Untuk mengubah tetesan hujan hari ini<br />
menjadi embun indah di besok pagi</p>
<p>&#8220;Mohon Maaf Lahir dan Bathin .. &#8221; <img src='http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/10/23/semusim-hati/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Blog Marketing, ya IBM ya UG</title>
		<link>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/06/22/blog-marketing-ya-ibm-ya-ug/</link>
		<comments>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/06/22/blog-marketing-ya-ibm-ya-ug/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jun 2007 18:09:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[CyberLife]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/06/22/blog-marketing-ya-ibm-ya-ug/</guid>
		<description><![CDATA[Menggunakan BLOG untuk meningkatkan komunikasi Internal. Begitu judul Bab 6 dalam Buku ’BLOG Marketing’ ini. Sepanjang bab dibahas bagaimana pentingnya para karyawan diberikan kebebasan untuk membuat blog, menyuarakan ide-ide-nya, membahas suatu topik yang diminati, memberikan umpan balik ke perusahaan dan media komunikasi antar tim dalam berbagai proyek.
Poin utama dalam bahasan itu menunjukkan bahwa blog karyawan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><a href="http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/files/2007/06/pencil_128.gif" title="pencil_128.gif"><img src="http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/files/2007/06/pencil_128.gif" alt="pencil_128.gif" align="right" border="0" hspace="3" vspace="3" /></a><span><strong>Menggunakan BLOG untuk meningkatkan komunikasi Internal</strong>. Begitu judul Bab 6 dalam Buku ’<a href="http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/06/22/blog-marketing-ya-pebisnis-ya-blogger/" title="Baca posting sebelumnya"><strong>BLOG Marketing</strong></a>’ ini. Sepanjang bab dibahas bagaimana pentingnya para karyawan diberikan kebebasan untuk membuat blog, menyuarakan ide-ide-nya, membahas suatu topik yang diminati, memberikan umpan balik ke perusahaan dan media komunikasi antar tim dalam berbagai proyek.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Poin utama dalam bahasan itu menunjukkan bahwa blog karyawan merupakan strategi bisnis penting dalam sebuah perusahaan. Sehingga perusahaan yang pemikirannya maju seperti IBM telah memberikan fasilitas blogging kepada karyawannya diseluruh dunia untuk mendukung bisnis mereka dari sisi internal.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><strong>Pernah dengar ada institusi pendidikan memfasilitasi staff-nya dengan blogging ? Selamat, dengan membaca ini anda telah menemukannya !</strong> Aha </span><span><span> <img src='http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></span><span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span id="more-28"></span><span>Dari sekian banyak bahasan, semoga kutipan berikut dapat mewakili inti dari apa yang tertera di judul bab tersebut. Berikut kutipannya :</span></p>
<blockquote><p> <strong>Para Karyawan Yang Menggunakan Blog</strong></p>
<p class="MsoNormal"><span>Blog-blog internal karyawan dapat menjadi pemicu yang luar biasa didalam perusahaan Anda. Blog internal karyawan membantu menempa hubungan-hubungan di dalam perusahaan. Blog-blog ekstrnal karywan juga hebat karena memperbolehkan mereka untuk berhubungan dengan orang-orang yang memiliki pemikiran yang sama di luar perusahaan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span> Tidakmenjadi soal apakah anda memiliki lusinan karyawan atau ribuan, dengan memiliki para karyawan yng saling berhubungan menciptakan peluang baru yang luar biasa—terutma jika anda menggunakan blog-blog ide, sebagai paang pasangannya sehingga dapat sering memunculkan ide-ide baru yang hebat. Salah satu kunci keberhasilan blog-blog karyawan adalah untuk memberikan mereka sebuah cara untuk saling berhubungan satu dan yang lainnya. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Saya telah berulang kali mengatakan, bahwa blog adalah kekuatan yang menyamaratakan. Jika seorang tukang sapu memiliki suatu blog, tidak ada yang dapat menghentikan seorang eksekutif untuk berhubungan dengannya pada suatu subyek yang mereka berdua hasrati –suatu hal yang hampir tidak mungkin terjadi di luar dunia blogging.</span></p>
<p>Membuat blog-blog karyawan menjadi sukses akan memerlukan anda untuk menyiapkan berbagai cara bagi para blogger untuk dapat saling menemukan. Paling tidak, sebuah mencari untuk post-post, subyek-subyek, kelompok-kelompok dan nama-nama blogger adalah hal-hal yang perlu. Semakin banyak cara yang Anda sediakan bagi para karyawan anda untuk berhubungan, semakin banyak hubungan yang akan mereka buat.</p>
<p class="MsoNormal"><span>Tantangannya adalah mengimplementasikan fitur-fitur ini lebih mahal daripada sekedar memperbolehkan para karyawan untuk mengatur blog mereka sendiri. Walaupun produk-produk gratisan seperti Community Server (<a href="http://www.communityserver.org/">www.communityserver.org</a>) seperti yang ditunjukkan pada Gambar 6-2, WordPress (<a href="http://www.wordpress.org/">www.wordpress.org</a>), dan Drupal (<a href="http://www.drupal.org/">www.drupal.org</a>), dapat membantu, tampaknya mereka tidak ingin menyediakan seluruh solusi. Memulai blog-blog karyawan harus dipertimbangkan secara strategis; hal ini bukan mengenai apakah anda menghargai hubungan, tetapi mengenai seberapa banyak anda menghargai hubungan-hubungan tersebut dan apakah anda bersedia untuk memfasilitasi mereka.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Blog-blog karyawan terbaik akan terus menginformasikan orang-orang, boleh mengadakan brainstorming, dan penyelesaian masalah dan meningkatkan efisiensi di seluruh organisasi, dengan alasan inilah IBM berpaling kepada blog untuk lebih dari 150.000 karyawannya di awal tahun 2005. IBM menyadari bahwa jika para karyawannya dari seluruh penjuru dunia dapat terhubung pada persoalan-persoalan dan subyek-subyek yang mereka hasrati, mereka dapat mulai memanfaatkan hubungan-hubungan tersebut untuk membentuk tim yang dinamis, yang mana akan kita bicarakan lebih lanjut sebentar lagi.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Apakah anda memilih memanfaatkan hubungan-hubungan yang blog karyawan perbolehkan, atau anda sekedar menyadari bahwa membuat karyawan untuk membuat hubungan lebih banyak akan membuat mereka semakin pintar, semakin berwawasan dan semakin produktif, blog karyawan adalah cara yang hebat untuk meningkatkan nilai yang dapat diberikan oleh karyawan anda</span></p>
<p class="MsoNormal"><span></span>BLOG Marketing, hal 146-147, Jeremy Wright, Penerbit PT Elex Media Komputindo,<br />
Jakarta, 2007</p></blockquote>
<p>So, udah tau jadinya makna judul posting diatas ? Siapa yang tidak bangga bernaung dibawah institusi ini <img src='http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/06/22/blog-marketing-ya-ibm-ya-ug/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Blog Marketing, ya pebisnis ya blogger</title>
		<link>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/06/22/blog-marketing-ya-pebisnis-ya-blogger/</link>
		<comments>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/06/22/blog-marketing-ya-pebisnis-ya-blogger/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jun 2007 18:05:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[CyberLife]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/06/22/blog-marketing-ya-pebisnis-ya-blogger/</guid>
		<description><![CDATA[Hidangan buku-buku bertemakan komputer itu terlalu jenuh rasanya ditilik satu persatu. Meski banyak hal yang menarik (dan akhirnya ada yang diambil satu), rasanya pengen sedikit menyantap rasa yang berbeda. Dari hidangan ke hidangan berikutnya, hingga berhenti sejenak di bagian yang membahas mengenai bisnis dan keuangan. Menarik, apalagi dengan judul-judul yang begitu menggoda, tapi ada satu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/files/2007/06/dsc02038.gif" alt="dsc02038.gif" align="left" border="0" hspace="5" vspace="5" />Hidangan buku-buku bertemakan komputer itu terlalu jenuh rasanya ditilik satu persatu. Meski banyak hal yang menarik (dan akhirnya ada yang diambil satu), rasanya pengen sedikit menyantap rasa yang berbeda. Dari hidangan ke hidangan berikutnya, hingga berhenti sejenak di bagian yang membahas mengenai bisnis dan keuangan. Menarik, apalagi dengan judul-judul yang begitu menggoda, tapi ada satu buku yang sepertinya menggunakan istilah yang kerap didengar di dunia maya, ’<strong>BLOG Marketing</strong>’. Buku komputer tentang marketing ?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Satu hal yang terpikir adalah istilah ’BLOG’ yang digunakan bisa jadi punya arti tersendiri, atau bisa jadi merupakan akronim (hmm.. misalnya ’<em>Butuh Lawakan Orang Gila&#8217;</em> ? hehe). Ternyata tidak, <strong>Blog </strong>yang dimaksud jelas adalah ’<strong>web blog</strong>’ atau &#8216;<strong>weblog</strong>&#8216;, situs yang mungkin anda juga punya. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Tapi apa yang dimaksud dengan <a href="http://www.blogmarketingbook.com" title="Blog Marketing Book" target="_blank"><em><strong>Blog Marketing</strong></em></a> ? Untuk detailnya berarti anda harus membaca buku setebal 340 halaman ini. Tidak juga harus berkunjung ke Gramedia, mungkin cukup pinjam. Karena memang akhirnya buku ini jadi salah satu yang saya sodorkan ke kasir tak lama setelah itu.. :p</span><span><span></span></span><span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span></span><span id="more-27"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Adalah seorang konsultan blog, bernama <strong>Jeremy Wright</strong>, sang pengarang buku. Kliennya antara lain Ford, Microsoft dan eBay. Blog bisnis dan teknologi-nya, <a href="http://www.ensight.org" title="Ensight Jeremy Wright" target="_blank">ensight.org</a>, dibaca lebih dari 250.000 pengunjung setiap bulan. Dapat dikatakan si konsultan ini ahli dalam informasi teknologi, dan memanfaatkannya untuk kepentingan bisnis bagi perusahaan. Sepanjang buku tersebut, Jeremy Wright menelusuri mengapa dan bagaimana perusahaan-perusahaan dari semua jenis blog dan menjelaskan bagaimana kita dapat memaksimalkan manfaat blogging untuk bisnis sendiri. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Disebutkan kemudian, konsep dari buku ini adalah <em><strong>transmitting </strong></em>(memancarkan) melawan <em><strong>engaging </strong></em>(keterlibatan). Banyak komunikasi perusahaan yang hanya satu arah—memancarkan informasi ke para pelanggan. Tapi dengan adanya blog, perusahaan dapat terlibat, atau memiliki pembicaraan dua arah dengan para pelanggan. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Selain itu Jeremy Wright juga membahas bagaimana blog karyawan dapat membuat keterhubungan yang mendukung pencetusan ide, pembahasan satu topik yang diminati oleh karyawan dan menjadi timbal balik yang efektif dengan perusahaan (</span><span>sebagian kecil </span><span>kutipan dari bahasan dapat dilihat pada posting berikutnya). </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Selain konsep, hal-hal teknis juga turut dibahas, misalnya bagaiman cara melacak blog-blog, informasi apa yang dapat diterima dari hasil pelacakan tersebut dan bagaimana memanfaatkan informasi-informasi tersebut dengan benar. Dengan etika tertentu, Jeremy juga mengajarkan bagaimana memberi tanggapan terhadap komentar-komentar di blog kita, bagaimana menghormati pembaca dan bagaimana berurusan dengan ’tambang emas’ dari blogging, yaitu umpan balik negatif.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Terakhir, dan menjadi inti dari bahasan yang ada. Jeremy Wright berusaha menunjukkan bagaimana blogging akan mengubah bisnis yang digeluti, bagaimana itu akan memberikan dampak pada landasan dan bagaimana mengembangkan strategi blogging yang sukses sehingga pengusaha akan memasuki pasar dengan kesalahan yang sedikit mungkin.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Menindaklanjuti bukunya tersebut, Jeremy Wright membuat sebuah blog yang katanya untuk ’mengalirkan’ informasi dan pembelajaran. Silakan kunjungi, <a href="http://www.blogmarketingbook.com/">www.blogmarketingbook.com</a>. Dapat disimak contoh-contoh dari bisnis yang telah blogging secara sukses.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Nah, sekarang apakah anda seorang <strong>pebisnis yang berminat membuat blog</strong> ?<br />
Atau seorang <strong>blogger yang tertarik untuk berbisnis</strong> ?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Buku ini untuk anda berdua.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/06/22/blog-marketing-ya-pebisnis-ya-blogger/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Onspeed, bangunkan koneksi yang terlelap</title>
		<link>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/06/17/onspeed-membangun-koneksi-yang-terlelap/</link>
		<comments>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/06/17/onspeed-membangun-koneksi-yang-terlelap/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Jun 2007 17:22:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[CyberLife]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/06/17/onspeed-membangun-koneksi-yang-terlelap/</guid>
		<description><![CDATA[ Onspeed memang sudah bukan barang baru ya. Pertama kali muncul kalo&#8217; gak salah sekitar awal tahun 2004. Dulu juga ada yang namanya Juicebooster, tapi sepertinya Onspeed yang paling terbukti. Sebelumnya udah pernah coba tapi kok gak seperti yang dibayangkan, makanya dikira cuma dengan kondisi tertentu yang entah apa.
Eh, begitu kemaren coba-coba install dari awal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.pcworld.idg.com.au/im.php/width/359/im/1219_7_onspeed.jpg" alt="Onspeed" align="right" border="0" hspace="3" vspace="3" width="200" /> <a href="http://www.onspeed.com" title="Onspeed.com" target="_blank">Onspeed</a> memang sudah bukan barang baru ya. Pertama kali muncul kalo&#8217; gak salah sekitar awal tahun 2004. Dulu juga ada yang namanya <em>Juicebooster</em>, tapi sepertinya Onspeed yang paling terbukti. Sebelumnya udah pernah coba tapi kok gak seperti yang dibayangkan, makanya dikira cuma dengan kondisi tertentu yang entah apa.</p>
<p>Eh, begitu kemaren coba-coba install dari awal dan bikin account trial 15 hari, rasanya begitu beda. Betul-betul seperti membangunkan koneksi yang selama ini terlelap. Di situsnya begitu menjanjikan koneksi Internet kita yang tadinya mungkin tak seberapa, menjadi lebih cepat berkali-kali lipat. Boleh coba bandingkan kalau dirumah biasanya kita menggunakan dial-up atau GPRS untuk koneksi Internet. Sekarang, duet XL Corporate dan Onspeed di Acer-ku, ibarat McLaren yang ditunggangi oleh Lewis Hamilton di GP Canada, hehe</p>
<p>Oh ya satu lagi, pernah denger juga tentang <a href="http://webaccelerator.google.com/">Google WebAccelerator</a>, nah yang ini belum coba tuh. Kalau prinsipnya sama seperti Onspeed mungkin bisa kita bandingkan kinerja-nya. Tapi ini biasanya digunaka jika koneksi Internet kita &#8216;biasa aja&#8217;, dikampus sih, rasa-rasanya tak perlu kali ya. Udah sekencang pelor gini.. :p</p>
<p><span id="more-26"></span>Dengan koneksi dial-up, Onspeed bisa membuat kecepatan akses jadi 10 kali lipat. Dengan broadband 5 kali lipat dan GPRS 8 kali lipat. Sepertinya muluk, tapi setelah dicoba terbukti memang akses ke suatu situs jauh lebih cepat tampil konten-nya.</p>
<p>Selidik punya selidik, metode yang digunakan sepertinya masuk akal. Si Onspeed ini mempunyai beberapa server kompress yang digunakan sebagai penghubung antara kita dengan server yang dituju. Jadi untuk menuju ke <a href="http://www.gunadarma.ac.id" title="UG-Site">www.gunadarma.ac.id</a>, request browser kita mampir dulu ke salah satu server-nya onspeed. Dengan algoritma tertentu, semua elemen yang ada di page-nya situs gunadarma tersebut di kompress dulu kemudian baru dilempar kembali ke browser kita.</p>
<p>Terus, bagaimana browser kita bisa mengekstrak kembali hasil kompres-an tersebut sehingga ditampilkan persis dengan aslinya ? Untuk itu Onspeed sudah menyediakan aplikasi di sisi client, dan ini gratis di <a href="http://download.onspeed.com/bin/en_GB/client/ONSPEED_Installer.exe">download</a> dan silakan install aplikasi 5mb-an</p>
<p>Setelah aplikasi tersebut terinstall, jelas aksinya adalah berintegrasi dengan browser. Karena memang setelahnya, broswer akan otomatis menggunakan proxy server dengan ip 127.0.0.1, port 5405. Disitulah aplikasi client Onspeed menunggu request yang akan segera dihubungkan ke server kompress-nya. Berikut antara lain hostname yang umumnya digunakan :</p>
<p>212.100.250.226 atau phosphorus.onspeed.com<br />
72.3.137.84 atau lb2.onspeed.com<br />
212.100.250.215 atau neon.onspeed.com<br />
212.100.250.209 atau boron.onspeed.com<br />
83.138.136.90 atau calcium.onspeed.com<br />
83.138.136.92 atau titanium.onspeed.com<br />
212.100.250.214 atau fluorine.onspeed.com<br />
212.100.250.225 atau sulphur.onspeed.com<br />
212.100.250.212 atau nitrogen.onspeed.com<br />
83.138.136.91 atau scandium.onspeed.com<br />
212.100.250.218 atau silicon.onspeed.com<br />
212.100.250.207 atau lithium.onspeed.com<br />
83.138.189.75 atau argon.onspeed.com<br />
212.100.250.213 atau oxygen.onspeed.com<br />
212.100.250.216 atau magnesium.onspeed.com<br />
212.100.250.217 atau aluminium.onspeed.com<br />
212.100.250.208 atau beryllium.onspeed.com<br />
coyote.onspeed.com<br />
helium.onspeed.com</p>
<p>Server Port : 7000<br />
Local Listening Port : 5405</p>
<p>Apalagi ditambah beberapa fitur seperti pop-up blocker dan web accelerator, kerja Onspeed semakin efektif. Khusus untuk tampilan image di web, ada juga setelan kualitas yang diinginkan. Semakin rendah kualitas yang kita pilih, semakin cepat pula image tersebut akan ditampilkan. Standar-nya elemen yang di kompress adalah Text data (lossless - http, xml, javascript), Image (lossy - gif, jpeg, dll), Flash (baik text dan gambar), Web email termasuk attachmentnya, POP3/SMTP Email (Outlook &amp; Outlook Express)</p>
<p>Sejauh ini Onspeed cuma melayani platform PC Windows, Mac dan PocketPC. Pengguna selain itu mungkin bisa liat demo-nya saja : Di <a href="http://www.onspeedindonesia.com">Onspeed Indonesia</a>, harga yang ditawarkan adalah  Rp. 550.000  untuk pemakaian 12 bulan. Oh ya, yang dijual bukan aplikasi-nya tapi account untuk penggunaan aplikasi-nya. Jadi setelah anda memutuskan membeli. Nantinya akan diberikan account yang harus anda masukkan saat Onspeed Client anda diaktifkan.</p>
<p>Kalau belum yakin untuk beli, bisa coba dulu account 15 hari-nya. Isi form dan dapatkan emailnya. Di beberapa situs underground banyak juga yang menawarkan pembelian account Onspeed ini, tentu jauh dibawah harga aslinya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/06/17/onspeed-membangun-koneksi-yang-terlelap/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Saatnya unjuk gigi atau unjuk bibir ?</title>
		<link>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/06/09/saatnya-unjuk-gigi-atau-unjuk-bibir/</link>
		<comments>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/06/09/saatnya-unjuk-gigi-atau-unjuk-bibir/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Jun 2007 15:54:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/06/09/saatnya-unjuk-gigi-atau-unjuk-bibir/</guid>
		<description><![CDATA[Kalau Tukul, gara-gara unjuk bibir-nya, berhasil menjadi entertainer paling top saat ini. Di beberapa media mengungkap penghasilan si wong ndeso itu, tidak kurang dari 30 juta rupiah per episode acara yang dibawakannya. Padahal oleh media pula, tercatat penampilan silent please ini nyaris tujuh hari dalam seminggu. Dapat dihitung pertambahan saldo rekening-nya dalam seminggu, sebulan atau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.ford1.demon.co.uk/Pictures/salmon.gif" alt="Ngerasa ikan salmon" align="left" border="0" height="152" hspace="3" vspace="3" width="200" />Kalau Tukul, gara-gara unjuk bibir-nya, berhasil menjadi entertainer paling top saat ini. Di beberapa media mengungkap penghasilan si wong ndeso itu, tidak kurang dari 30 juta rupiah per episode acara yang dibawakannya. Padahal oleh media pula, tercatat penampilan silent please ini nyaris tujuh hari dalam seminggu. Dapat dihitung pertambahan saldo rekening-nya dalam seminggu, sebulan atau setahun, dengan asumsi ketenarannya berlangsung panjang.</p>
<p>Yang unik, ada yang bilang lajunya ketenaran Tukul, salah satunya disebabkan oleh tokoh tenar lainnya sedang unjuk nyungsep, alias kehilangan masa ketenarannya. Ada yang menyebut, akibat evolusi menurunnya ketenaran Inul, sang ratu ngebor. Ada juga yang menyindir revolusi hilangnya kepopuleran sang dai kondang, Aa&#8217; Gym. Fans kedua tokoh beda aliran ini yang mungkin sama-sama kehilangan sosok &#8216;panutan&#8217; dan beralih ke sosok yang &#8216;netral&#8217; saja, tidak penuh kontroversi, juga tidak terlalu suci.</p>
<p>Jadilah unjuk bibir sang penyobek mulut, begitu digilai pemirsa tv.</p>
<p>Di dunia yang lebih nyata, keahlian Tukul unjuk bibir mungkin hanya bisa ditiru dengan unjuk gigi. Maksudnya bukan seperti omas atau pelawak-nya TPI, yang betul-betul giginya maju. Bukan pula unjuk gigi, menunjukkan kemampuan atau prestasi yang mengagumkan. Lebih pada konotasi unjuk gigi yang berarti menonjolkan dirinya dihadapan orang lain.<br />
<span id="more-25"></span><br />
Inilah yang sepertinya begitu terasa oleh seorang teman, dilingkungan pekerjaannya. Entah mengapa, seperti curhatnya disuatu sore, tempatnya sekarang seperti musim iklan diri. Setiap orang berusaha mengumumkan ke khalayak ramai, bahwasanya betapa penting dirinya. Kalau tidak pada khalayak ramai, ya pada bos, baik little boss atau big boss. Yang penting, bagaimana orang tau bahwa dirinya yang paling top, paling pintar, paling jenius. Kalau memang keunggulan dirinya itu betul-betul nyata, sepertinya tidak perlu pengumuman, semua orang sudah mengakui. Ketakutannya mungkin, tidak banyak orang yang tau, jadi, perlu pakai pengumuman.</p>
<p>Pernah denger joke ringan, &#8220;Sebetulnya kamu itu orang yang keren, pintar dan baik hati. ?&#8221;, Yang dipuji tentu bangga diakui seperti itu. &#8220;Tapi sayangnya, tidak ada yang tahu..&#8221; Hehe.. jadinya kepintaran, kecakapannya, cuma berlaku limited, gak go public.</p>
<p>Sepertinya pula semua orang begitu bangga dengan <strong>label</strong>. Terhadap apa yang telah dilakukannya kemudian menjadikan orang memberikan label &#8216;terhebat&#8217; pada dirinya. Serta merta apa yang dilakukannya menjadi tidak penting. Yang penting label itu telah didapatkan.</p>
<p>Mengoceh tak karuan yang seolah-olah dia sangat ahli terhadap permasalahan, juga jadi sekedar lelucon, kalau akhirnya dia memang cuma berharap orang jadi mengangguk-angguk kagum. Padahal, orang yang mendengar dan mengetahui permasalahan, jadinya betul-betul mentertawakan dirinya, tentu dalam hati.</p>
<p>Belum lagi kalau demi menaikkan harga diri sendiri, orang tega untuk menurunkan harga diri orang lain. Memperlakukan semua orang dibawah kendalinya. Menganggap dirinyalah yang lebih pantas dijadikan superhero dibanding Spiderman. Padahal sebetulnya manjat tangga pun dia sudah tak kuasa, apalagi manjat dinding gedung yang tinggi. Yang lebih gawat semakin lama nuraninya semakin buta siapa lawan siapa kawan.</p>
<p>Masih mending aksi Essien membabat kaki Ronaldo, saat penyerang MU itu sudah menjelang di kotak penalti Chelsea. Lawan tumbang, meski konsekuensinya MU dapat tendangan bebas yang besar kemungkinan terciptanya gol.<br />
Yang membabat bek Chelsea. Yang dibabat pemain MU.</p>
<p>Tapi dapatkah anda bayangkan kalau yang membabat Ronaldo justru Rooney ? Sesama pemain MU. Tapi karena masih menyimpan dendam dan hasrat ingin menjadi satu-satunya bintang MU, Rooney tega melakukannya. Meskipun selama ini Ronaldo justru paling sering memberikan assist padanya untuk mencetak gol.<br />
Yang membabat pemain MU. Yang dibabat pemain MU juga.<br />
Seandainya itu betul-betul terjadi panggilan apa yang pantas diberikan pada Rooney ?</p>
<p>Begitulah, simpati dari orang lain begitu berarti dibanding prestasi dan kelakuan. Tak masalah jadi Robin Hood yang sangat harum namanya, tapi dibelakang ternyata seorang pencuri.</p>
<p>Dilain pihak apakah salah seandainya seseorang betul-betul hebat dan berprestasi, berusaha meminta apresiasi ? Minimnya apresiasi bisa jadi memang menjadikan orang yang betul-betul berprestasi jadi harus pintar-pintar bawa diri. Apalagi kalau melihat orang yang biasa-biasa saja, tapi pintar menampilkan muka liciknya (kok istilah cari muka rasanya gak pas ya, muka kok dicari) terus bisa pilih-pilih kata, bisa jadi top atau dipuji-puji, terutama di hadapan bos.</p>
<p>Sehingga yang betul-betul hebat tadi akhirnya terjun juga kedalam persaingan mengejar label diri. Mungkin yang terpikir, yang tidak punya modal aja bisa unjuk gigi, kenapa pemodal seperti saya tidak.</p>
<p>So, label diri harus mengkilat, harus dijaga dan harus diketahui orang lain. Mengejar itu para penggila hormat jadinya berjiwa sportif. Sesuai dengan motto olahragawan. Jadilah yang terdepan, tercepat dan tertinggi.</p>
<p>Kalau ada sesuatu yang baru, segeralah akui bahwa itulah anda. Kalau keduluan orang lain, akuilah bahwa itu adalah ide anda. Kalau keduluan orang lain lagi, akuilah bahwa itu sudah anda ketahui sebelumnya. Kalau itupun keduluan orang lain lagi, akuilah bahwa anda sudah memikirannya. Itupun keduluan lagi? Vonis-lah sesuatu yang baru itu pastilah yang buruk dan menjijikkan, sehingga terlintas saja tidak dibenak anda.</p>
<p>Setidaknya dua label anda dapatkan, anda begitu suci, dan orang lain begitu hina.</p>
<p>Menyedihkan sekaligus menggelikan. Mungkin jadilah penonton yang baik, seperti yang disarankan buat teman saya itu.<br />
Dari setiap celoteh yang terdengar kiri kanan atas bawah, semakin kita tau siapa-siapa orang-orang ini sebenarnya.</p>
<p>Dalam hati mungkin cukup berkata, &#8220;Mau unjuk gigi apa unjuk bibir ? Dasar katro!&#8221;.<br />
Peace.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/06/09/saatnya-unjuk-gigi-atau-unjuk-bibir/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Rainlendar, a desktop calendar</title>
		<link>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/06/04/rainlendar-a-desktop-calendar/</link>
		<comments>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/06/04/rainlendar-a-desktop-calendar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jun 2007 16:51:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[CyberLife]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/06/04/rainlendar-a-desktop-calendar/</guid>
		<description><![CDATA[Disudut kanan atas layar acer-ku sekarang ada tanggalan. Memang udah dari jaman kapan tau sih, desktop calendar kayak gitu sering digunakan. Tapi kalau dicermati yang ini kayaknya lumayan canggih. Nggak cuma nampilin tanggalan dan events, tapi juga bisa ngambil berbagai resource aplikasi lainnya. Meski nggak serumit aplikasi assistant yang biasa, setidaknya support multi calendar untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.rainlendar.net/cms/images/stories/image-calendar.png" alt="Contoh tanggalan-nya" align="right" border="0" height="152" hspace="3" vspace="3" width="203" />Disudut kanan atas layar acer-ku sekarang ada tanggalan. Memang udah dari jaman kapan tau sih, <em>desktop calendar</em> kayak gitu sering digunakan. Tapi kalau dicermati yang ini kayaknya lumayan canggih. Nggak cuma nampilin tanggalan dan <em>events</em>, tapi juga bisa ngambil berbagai resource aplikasi lainnya. Meski nggak serumit aplikasi <em>assistant </em>yang biasa, setidaknya <em>support multi calendar</em> untuk berbagai kategori.</p>
<p>Mau coba liat-liat dulu ? Boleh kunjungi situs <a href="http://www.rainlendar.net" title="Situs Rainlendar" target="_blank">Rainlendar</a> ini.</p>
<p>Tadinya gara-gara ditunjukin teman, minta diliatin kira-kira buatnya pake&#8217; apa. Makanya coba-coba <a href="http://www.rainlendar.net/cms/index.php?option=com_rny_download&amp;Itemid=30" title="Download Rainlendar 2.1" target="_blank">download </a>dan install. Kerennya lagi Rainlendar ternyata bisa diinstall juga under Linux. Wes, canggih. Tampilannya juga udah skin style, jadinya bisa diganti-ganti. Mau bahasa Indonesia ? Tinggal download plug-innya. Beres.<br />
<span id="more-23"></span><br />
Selidik punya selidik atas pertanyaan teman tadi, jadinya nemu info baru lagi tentang programming. Ternyata Rainlendar ini dibuat pake&#8217; <a href="http://www.wxwidgets.com" title="wXwdigets" target="_blank">wxWidgets</a>. Dengan mengusung slogan &#8216;<em><strong>Cross Platform GUI Library</strong></em>&#8216;, sepertinya wxWidgtes adalah amunisi yang ampuh untuk developer dalam mengembangkan aplikasi berbasis Win32, Mac OS X, GTK+, X11, Motif, ataupun WinCE. Bagi programmer mungkin ini kedengarannya menarik. Apalagi dengan kemudahan penggunaan wxWidgets yang <em>free and open source</em>.</p>
<p>Mungkin itulah sebabnya, sang pembuat, <a href="http://www.hut.fi/~kpekkola/" title="Kimmo Pekkola" target="_blank">Kimmi Pekkola</a>, lulusan Universitas Tampere di Finlandia bidang <em>Software Systems</em>, tertarik meramu keahliannya membangun aplikasi Rainlendar ini. Padahal seperti pengakuannya dalam sebuah wawancara, basic-nya dia menekuni <em>artwork computer</em>, yang umumnya membuat software untuk 3D.</p>
<p>Balik maning ke Rainlendar. Saat ini versi terakhir Rainlendar adalah versi 2.1. Tersedia versi Lite dan Pro. Kalo&#8217; yang Lite sih gratis, kalo&#8217; yang Pro kudu bayar 15 Euro (hmm.. lumayan juga). Hampir sama dengan semua yang ada pada Lite, khusus yang Pro bisa <em>Outlook Support</em> dan <em>Network Shared Calendar.<br />
</em><br />
Disitusnya bilang bahwa Rainlendar menggunakan format <strong><em>iCalendar </em></strong>untuk menyimpan tugas (<em>task</em>) dan peristiwa (<em>event</em>) yang telah dimasukkan. Karenanya memungkinkan untuk memindahkan task/event itu ke aplikasi lain yang menggunakan format serupa, Outlook misalnya (berarti hanya yang Pro bisa gunain).</p>
<p>Nah, kelebihan lain yang belum pernah ada di desktop calendar biasa, adalah adanya fasilitas <em><strong>Network Shared Calendar</strong></em>. Dengan adanya fasilitas ini, memungkin kan kita untuk connect ke aplikasi kalender yang ada di Internet. Misalnya : <a href="http://calendar.google.com" title="Google Calendar" target="_blank">Google Calendar</a>,  <a href="http://30boxes.com" title="30boxes" target="_blank">30Boxes</a>, <a href="http://icalshare.com" title="iCalShare" target="_blank">iCalShare</a>, <a href="http://icalexchange.com" title="iCalExchange" target="_blank">iCal Exchange</a>.</p>
<p>Jadi kalo&#8217; punya komunitas di Internet yang kira-kira memerlukan sebuah jadwal yang terintegrasi dan mudah digunakan. Boleh dicoba nih aplikasi. Selain kita bisa nampilin jadwal-jadwal pribadi, kita bisa juga ngecek jadwal-nya komunitas secara online, <em>in our own desktop</em>. Bisa lebih teratur gak ya kerjaan kalo&#8217; sudah pake&#8217; aplikasi ini ? Berminat coba ?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/06/04/rainlendar-a-desktop-calendar/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ngantri..</title>
		<link>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/05/21/ngantri/</link>
		<comments>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/05/21/ngantri/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 May 2007 12:45:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[phoneBlog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/05/21/ngantri/</guid>
		<description><![CDATA[Iya, lg ngantri nih di PizzaHut Pesona. Ruamee banget, antriannya sampe meleleh ke parkiran. Huh!
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Iya, lg ngantri nih di PizzaHut Pesona. Ruamee banget, antriannya sampe meleleh ke parkiran. Huh!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/05/21/ngantri/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Suatu hari otak anda terhubung dengan Google</title>
		<link>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/05/20/suatu-hari-otak-anda-terhubung-dengan-google/</link>
		<comments>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/05/20/suatu-hari-otak-anda-terhubung-dengan-google/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 May 2007 09:41:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Google]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/05/20/suatu-hari-otak-anda-terhubung-dengan-google/</guid>
		<description><![CDATA[Hmm.. sebagian orang bilang mbah Google ini emang kelewatan. Judul diatas adalah topik penutup dalam rubrik resensi buku di sebuah koran lama, mungkin beberapa bulan yang lalu. Yang dibahas tentu saja buku &#8216;Kisah Sukses Google&#8216; terjemahan dari buku aslinya yang diterbitkan oleh Gramedia. Buku yang terjual laris manis di seluruh dunia. Tapi apakah sebegitunya ? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.google.co.id/images/art.gif" alt="Google" align="left" border="0" height="53" hspace="5" vspace="5" width="143" />Hmm.. sebagian orang bilang mbah Google ini emang kelewatan. Judul diatas adalah topik penutup dalam rubrik resensi buku di sebuah koran lama, mungkin beberapa bulan yang lalu. Yang dibahas tentu saja buku &#8216;<a href="http://www.kompas.com/tbgramedia/product_detail.cfm?bid=135332" title="Buku Kisah Sukses Google" target="_blank">Kisah Sukses Google</a>&#8216; terjemahan dari buku aslinya yang diterbitkan oleh Gramedia. Buku yang terjual laris manis di seluruh dunia. Tapi apakah sebegitunya ? Sampai akan mengutak-atik otak manusia ? Bisa jadi.</p>
<p>Melihat tingkah Google yang semakin lama semakin menguasai berbagai kolam komunitas yang potensial di Internet (dari &#8216;mengakusisi&#8217; <a href="http://www.blogger.com" title="Blogger.com" target="_blank">blogger.com</a>, <a href="http://www.youtube.com" title="Youtube !" target="_blank">youtube.com</a>, hingga terakhir kasus <a href="http://www.doubleclick.com" title="DoubleClick" target="_blank">DoubleClick</a>), bukan tidak mungkin suatu hari ada yang akan mengetuk pintu rumah anda dan menawarkan paket Googlist (ini istilah ngarang). Sang Googler (ini juga ngarang) itu mungkin bertanya <em><strong>&#8220;Kami menawarkan backbone untuk menghubungkan server Google dengan otak anda. Sehingga nantinya ahli waris anda tidak repot lagi mencari informasi dimana saja uang yang anda simpan, jika anda mati mendadak. Berminat ?&#8221;</strong></em></p>
<p><span id="more-17"></span>Dan kalau otak kita sudah terhubung. Mungkin kita tidak perlu lagi berusaha mengingat-ingat suatu kejadian di masa lalu. Tinggal masuk ke browser, masukin keyword, masukin tanggal kejadian. Tralala, semua kejadian yang kita alami hari itu sudah terindeks dari detik pertama dengan hasil pencarian 253,586,434,021 halaman.</p>
<p>Aha! Atau yang lebih ekstrim siapa tau, otak orang yang sudah matipun, nantinya bisa di-recover untuk dijabarkan kedalam sebuah chip dan tinggal mbah Google yang men-search segala isinya. Berarti kira-kira berapa tahun otak masih utuh bertahan kalau seseorang sudah dikubur. Seandainya maksimal 5 tahun otak manusia masih utuh jika sudah mati, mungkin kita bisa cari tau apa siapa yang membunuh Munir sebetulnya.</p>
<p>Asal tidak ketauan lucu saja seandainya otak orang-orang Indonesia, kalau dibrowse menampilkan &#8216;Data not found&#8217; atau justru &#8216;Warning: Empty Brain&#8217; atau &#8216;Can&#8217;t establish to brain database, too many dirty joke&#8217; <img src='http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>So, betul ini mungkin cuma dagelan. Setidaknya kalau hanya untuk mengantarkan kategori Google dibuat di blog ini. Jangan bingung, saat ini begitu banyak hal yang bisa kita manfaatkan dari kegagahan mbah Google di jagad maya ini. Itu intinya. Lain kali kita bahas hal-hal yang lebih realistis tentang si mbah Google, setidaknya hingga tahun 2010 hehe..</p>
<p>But, sekedar tips: jangan kebanyakan hal-hal yang jorok di otak anda. Siapa tau suatu saat anak cucu anda surfing terhadap apa-apa yang anda pikirkan saat ini. Nah ! <img src='http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/05/20/suatu-hari-otak-anda-terhubung-dengan-google/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Friday Rain</title>
		<link>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/05/18/friday-rain/</link>
		<comments>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/05/18/friday-rain/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2007 12:11:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[phoneBlog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/05/18/friday-rain/</guid>
		<description><![CDATA[Post in phoneblog. Just it !  
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Post in phoneblog. Just it ! <img src='http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/aan/2007/05/18/friday-rain/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
Cannot create QuickStats table. Database user does not have CREATE priviledge.